Paulus dan Pendidikan

PAULUS DAN PENDIDIKAN

1 Tesalonika 1: 1-10

 

Paulus merupakan salah satu pengajar yang luar biasa yang terdapat di dalam kitab Perjanjian Baru. Dia sangat peka terhadap hal-hal kecil sekalipun. Hal ini akan kita jumpai apabila kita membaca kitab ini secara seksama.

Beberapa hal yang dapat kita pelajari, pada ayat 1, “Dari Paulus, Silwanus dan Timotius kepada jemaat orang-orang Tesalonika yang di dalam Allah Bapa dan di dalam Tuhan Yesus Kristus. Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu”. Dari ayat ini kita dapat menarik kesimpulan bahwa dalam mengajar, dia tidak sendirian akan tetapi dia juga disertai oleh Silwanus dan Timotius. Sebagai rekan sekerja dia sangat menyadari bahwa dalam mengajar dia butuh team work yang solid. Jika kita hubungan dengan apa yang terjadi saat ini, hal ini sangat selaras! Tidak ada satu orangpun yang dapat menjadi seorang superman yang dapat mencapai tujuan pendidikan dengan melakukannya seorang diri alias one man show.Oleh karena itu sebagai guru Kristen, marilah  kita belajar untuk memiliki kesatuan hati agar kita dapat mengenalkan panggilan ilahi kepada anak didik kita. Bukan malah sebaliknya kita hanya menjejali mereka dengan fakta dan informasi yang setiap hari muncul ribuan jumlahnya. Bukankah salah satu kegagalan terbesar bagi guru Kristen adalah ketika siswa menyelesaikan studinya di institusi dimana Tuhan tempatkan kita, namun sampai hari dimana mereka menggenggam ijazah tidak pernah memahami apa yang Allah mau dalam hidup mereka? Oleh sebab itu hindarilah persaingan yang tidak sehat diantara guru-guru Kristen hanya demi perhatian dari atasan, promosi jabatan, ataupun hal-hal lain yang kemudian sangat mengganggu keharmonisan hubungan diantara sesama rekan sekerja namun pada akhirnya kita gagal di mata Allah.

Kedua, ayat 2 “Kami selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu semua dan menyebut kamu dalam doa kami”. Paulus senatiasa berdoa bagi anak didiknya, adakah kita melakukannya? Ketika kita mengajar kemampuan kita sangat terbatas, namun dengan mendoakan, apa yang tidak pernah muncul di hati kita, yang tidak terpikirkan atau bahkan tidak tersebutkan di dalam doa kita itu yang akan Allah kerjakan dalam diri anak didik kita. Akan datang waktunya ketika kita setia maka Dia yang Agung akan menunjukkan kekuatan kuasaNya.

Ketiga, ayat 3-4 “Sebab kami selalu mengingat pekerjaan imanmu, usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus di hadapan Allah dan Bapa kita. Dan kami tahu, hai saudara-saudara yang dikasihi Allah, bahwa Ia telah memilih kamu”. Sebagai seorang guru Paulus membangun murid-muridnya dengan memberikan pujian pada apa yang telah dilakukan oleh murid-muridnya. Memberikan pujian berarti dia juga mengingat hal-hal yang positif. Sebagai guru Kristen penting bagi kita memberikan pujian kepada anak didik kita guna membangun motivasi yang ada di dalam diri mereka bukan malah sebaliknya, memberikan label negatif, mencemooh, merendahkan dan lain-lainnya. Memberi label negatif seumpama sedang menancapkan noktah kelam ke dalam diri anak-anak didik kita yang mungkin akan dia bawa seumur hidupnya. Sahabat, mungkin hari-hari yang sudah kita lalui kita sangat pelit akan pujian, tapi esok kita coba!

2 responses to this post.

  1. Posted by adhi on 3 November 2010 at 10:06 am

    Luar biasa, Pak Edwin. Selamat berbagi di sekolah, komunitas rumah, dan dunia maya. GBU seperti selalu. Salam hangat selalu.

    Balas

  2. Posted by Edwin on 8 November 2010 at 4:02 pm

    Terima kasih Pak Adi, tetap dukung saya di dalam doa bapak dan keluarga supaya seluruh rencanaNya tergenapi di dalam hidup saya. Amin.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: